Minggu, 09 Desember 2007

Sistem koordinat geografi

digunakan untuk menunjukkan suatu titik di Bumi berdasarkan garis lintang dan garis bujur.

Garis lintang yaitu garis vertikal yang mengukur sudut antara suatu titik dengan garis katulistiwa. Titik di utara garis katulistiwa dinamakan Lintang Utara sedangkan titik di selatan katulistiwa dinamakan Lintang Selatan.

Garis bujur yaitu horizontal yang mengukur sudut antara suatu titik dengan titik nol di Bumi yaitu Greenwich di London Britania Raya yang merupakan titik bujur 0° atau 360° yang diterima secara internasional. Titik di barat bujur 0° dinamakan Bujur Barat sedangkan titik di timur 0° dinamakan Bujur Timur.

Teknologi Pengindraan yang Semakin Sempurna

KEMAJUAN teknologi komunikasi informasi telah membawa beberapa perubahan penting dalam berbagai bidang kehidupan. Kemajuan teknologi sekarang ini memungkinkan kita memanjangkan daya jangkau penglihatan kita menjadi tidak terbatas.

Teknologi Internet Protocol yang sering disebut sebagai IP (baca aipi), serta kapasitas bandwith ke jaringan internet yang semakin besar dan cepat, memungkinkan siapa saja untuk melakukan apa saja dengan berbagai perangkat teknologi yang ada. Berbagai pemrosesan digital sekarang bekerja semakin sempurna, menghasilkan kinerja teknologi yang tadinya hanya bisa dilihat dalam film fiksi.

Salah satu di antaranya yang sekarang sedang populer adalah menggunakan perangkat kamera digital untuk menghasilkan apa yang disebut sebagai webcam untuk melihat atau memantau dimensi ruang dari jarak yang sangat jauh. Kemampuan ini tidak hanya berkaitan dengan kecepatan bandwith yang dimiliki, tetapi juga berkaitan dengan perangkat lunak yang mampu memproses apa yang disebut sebagai Digital Signal Processing (DSP), mencakup suara, imej, komunikasi, kendali, dan berbagai aplikasi konsumen yang sekarang ada di pasaran.

Kemajuan teknologi DSP mampu menghasilkan berbagai perbaikan penting dalam penampilan gambar-gambar video jarak jauh secara lebih sempurna, dan bahkan mampu mengidentifikasi suara melalui pengurangan gaung dan latar berisik yang sering kali mengganggu percakapan jarak jauh.

Mata digital

Salah satu perusahaan yang berhasil mengembangkan teknologi DSP secara sempurna ini adalah Chateau Technical Corp asal Taiwan yang tidak hanya mampu memproduksi perangkat keras, tetapi juga aplikasi perangkat lunak untuk berbagai keperluan pengindraan maupun pembicaraan jarak jauh berbasis teknologi IP.

Chateau berhasil mengembangkan berbagai perangkat chipset berupa DSP IC (Integrated Circuit) yang melakukan teknik kompresi yang sangat sempurna, dan mampu menayangkan ulang gambar-gambar digital dari jarak jauh secara sempurna.

Salah satu perangkat yang dihasilkan Chateau adalah VG8C-XP-TV yang dihubungkan dengan sistem Close Circuit Television (CCTV). Yang menarik dari perangkat ini adalah teknologi kompresi imej cerdas (Intelligent Image Compression) yang bisa memisahkan gambar latar depan dan belakang.

Kemampuan lain dari perangkat ini adalah perekaman video dengan kecepatan 210 fps (frame per second) melalui empat buah kanal video, serta mampu melakukan pengulangan gambar yang direkam tanpa mengganggu proses rekaman yang sedang berlangsung.

Perangkat yang sangat ideal untuk digunakan sebagai pengaman digital jarak jauh ini menggunakan teknologi kompresi yang disebut Super Motion Image Compression Technology sehingga video digital yang terekam dalam harddisk menjadi lebih kecil dibandingkan dengan standar kompresi video lain seperti MPEG-4.

Perangkat VG8C-XP-TV juga mampu mendeteksi gerakan yang masuk ke dalam CCTV, dan kemudian memicu alarm adanya gangguan di wilayah yang sedang dipantau. Bahkan, melalui tambahan perangkat lain, alarm yang dipicu ini pun mampu untuk menghubungi telepon pemilik atau medium perangkat lainnya.

Perangkat ini pun mampu merekam 16 kanal CCTV secara bersamaan dan 4 kanal audio. Kemampuan ini dilakukan tanpa menambah perangkat audio lain sehingga tidak ada beban biaya tambahan untuk memaksimalkan kinerja teknologi DSP ini.

Kehadiran teknologi DSP memang mengubah keseluruhan paradigma keamanan perusahaan, bank, pabrik, gudang, hotel, perumahan, sekolah, dan lainnya. Teknologi yang menjadi mata digital kita ini pun nantinya akan menjadi sebuah kebutuhan yang setara dengan kebutuhan kita akan ponsel.

Kemajuan teknologi digital telah menyebabkan terjadinya tuntutan-tuntutan baru, kita tidak puas hanya mendengarkan suara saja, tetapi juga ingin melihat sendiri apa sebenarnya yang terjadi di lingkungan kehidupan digital kita

Fotogrametri

Fotogrametri adalah suatu seni, ilmu dan teknik untuk memperoleh data-data tentang objek fisik dan keadaan di permukaan bumi melalui proses perekaman, pengukuran, dan penafsiran citra fotografik. Citra fotografik adalah foto udara yang diperoleh dari pemotretan dari udara yang menggunakan pesawat terbang atau wahana terbang lainnya. Hasil dari proses fotogrametri adalah berupa peta foto atau peta garis. Peta ini umumnya dipergunakan untuk berbagai kegiatan perencanaan dan desain seperti jalan raya, jalan kereta api, jembatan, jalur pipa, tanggul, jaringan listrik, jaringan telepon, bendungan, pelabuhan, pembangunan perkotaan, dsb.

Mengintip Bumi Menggunakan "Remote Sensing"

ADA perpaduan dua teknologi yang menciptakan perhatian dan terapan yang paling besar dan cakupan yang luas atas berbagai disiplin ilmu, yaitu remote sensing (pengindraan jarak jauh) dan penyelidikan antariksa
Penelitian bumi dari angkasa/antariksa telah bergeser dari bidang penelitian murni ke bidang aplikasi (te-rapan) dalam kehidupan sehari-hari. Dewasa ini, kita bergantung pada sensor wahana antariksa untuk membantu tugas-tugas mulai dari prakiraan cuaca, peramalan tanaman, penghitungan potensi tegakan (kayu) hutan, peneli-tian lahan dan sumber daya mineral, sampai kepada terapan yang beraneka ragam seperti pendeteksian pencemaran, pemantauan daerah ternak, perikanan komersial, bahkan dalam sistem pertahanan/keamanan memantau aktivitas kemiliteran sebuah negara (seperti yang dilakukan Amerika terhadap negara lain).

Teknologi pengindraan jarak jauh terus-menerus berubah dari waktu ke waktu menuju peningkatan detail objek pantau. Hal itu dilakukan dengan peningkatan dan atau perbaikan teknologi wahana dan pesawat-pesawat terbang atau pesawat antariksa yang baru serta penempatannya di orbit bumi.

Pengindraan jarak jauh dikenal sebagai suatu ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang suatu objek, daerah, atau fenomena. Informasi diperoleh melalui analisis data piktorial dan/atau numerik yang diperoleh dengan suatu alat tanpa kontak langsung dengan objek, daerah, atau fenomena yang dikaji. Pengumpulan data dari jarak jauh dilakukan dengan berbagai bentuk termasuk dengan teknik pemancaran daya, pemancaran gelombang bunyi, atau pemancaran dan penangkapan energi gelombang elektromagnetik. Sebagai contoh, suatu grafimeter memperoleh data pada variasi penyebaran daya tarik bumi. Sonar pada sistem navigasi di air memperoleh data tentang variasi dalam pemancaran gelombang bunyi. Mata kita pun mendapat data dari variasi pemancaran energi elektromagnetik dari benda-benda yang kita lihat.

Secara skematik menunjukkan gambaran umum proses dan elemen yang terkait di dalam sistem remote sensing dengan energi elektromagnetik untuk suatu sumber daya alam. Hal ini meliputi dua proses utama, yaitu pengumpulan data dan analisis data. Elemen proses pengumpulan data meliputi sumber energi, perjalanan energi melalui atmosfer, interaksi antara energi dengan kenampakan di muka bumi, sensor wahana pesawat terbang dan/atau satelit, dan hasil pembentukan data dalam bentuk piktorial dan/atau bentuk numerik.

Singkatnya, kita menggunakan sensor untuk merekam berbagai variasi pancaran dan pantulan energi elektromagnetik dari kenampakan di muka bumi. Proses analisis data meliputi pengujian data dengan menggunakan alat interpretasi dan alat pengamatan untuk menganalisis data piktorial, dan atau komputer untuk menganalisis data sensor numerik.

Data rujukan tentang sumber daya yang dipelajari (seperti peta tanah, data statistik tanaman, atau data uji medan) digunakan untuk membantu analisis data. Dengan bantuan data rujukan analisis mengambil informasi tentang jenis, bentangan, lokasi, dan kondisi berbagai sumber daya yang dikumpulkan sensor. Informasi ini kemudian disajikan, biasanya dalam bentuk peta, tabel, dan suatu bahasan tertulis atau laporan. Akhirnya informasi tersebut diperuntukkan bagi para pengguna yang memanfaatkannya untuk proses pengambilan keputusan.

geodesi

Geodesi adalah satu cabang keilmuan tertua yang berhubungan dengan lingkungan fisik bumi.

Sejak berabad lampau, Geodesi berhubungan dengan survey dan pemetaan. Mulai banjir Sungai Nil (2000 SM) sampai dengan pemantauan gerakan kerak bumi adalah hal yang sangat terkait dengan Geodesi.

Pada laporan Dewan Riset Nasional Amerika Serikat, definisi Geodesi dapat dibaca sebagai berikut: a branch of applied mathematics that determines by observations and measurements the exact position of points and the figures and areas of large portions of the earth's surface,the shape and size of the earth, and the variations of terrestrial gravity.

Dalam bahasa yang berbeda, geodesi adalah cabang dari ilmu matematika terapan, yang dilakukan dengan cara melakukan pengukuran dan pengamatan untuk menentukan:

  • posisi yang pasti dari titik-titik di muka bumi
  • ukuran dan luas dari sebagian besar muka bumi
  • bentuk dan ukuran bumi serta variasi gaya berat bumi

Definisi ini mempunyai dua aspek, yakni:

  • Aspek ilmiah (aspek penentuan bentuk), berkaitan dengan aspek geometri dan fisik bumi serta variasi medan gaya berat bumi.
  • Aspek terapan (aspek penentuan posisi), berhubungan dengan pengukuran dan pengamatan titik-titik teliti atau luas dari suatu bagian besar bumi. Aspek terapan ini yang kemudian dikenal dengan sebutan survei dan pemetaan atau teknik geodesi.

Kini teknik geodesi tidak lagi hanya berhubungan dengan survei dan pemetaan. Perkembangan teknologi komputer dijital telah memperluas ruang lingkup keilmuan dan keahlian teknik geodesi. Peta telah dikelola sebagai informasi geografis berkomputer. Itu sebabnya dunia internasional telah mengadopsi terminologi baru: Geomatika atau Geoinformatika.